![]() |
| (Foto: batamcrimenews.com) |
BATAMCRIME NEWS.COM | BATAM – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) kembali melakukan penyegaran di tubuh institusinya dengan merotasi sebanyak 477 personel, yang terdiri dari jajaran perwira hingga bintara. Kebijakan perombakan susunan pejabat ini resmi tertuang dalam lima Surat Telegram Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin yang diterbitkan secara serentak pada Kamis (23/4/2026).
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei membeberkan bahwa gerbong mutasi kali ini secara rinci mencakup 103 Perwira Rutin, 173 Bintara, 47 Bintara Remaja, serta 47 Bintara SBP. Ia menegaskan bahwa rotasi ini tidak hanya berfokus pada pergantian tanggung jawab jabatan operasional, tetapi juga pergeseran wilayah penugasan guna memperkaya pengalaman lapangan para personel di berbagai karakteristik wilayah Kepulauan Riau.
Dalam pelaksanaan mutasi kali ini, salah satu perwira yang mendapatkan promosi jabatan strategis adalah AKP Tigor Dabariba, S.H. Perwira yang sebelumnya bertugas sebagai Pejabat Sementara (PS) Kaurpenum Subbidpenmas Bidhumas Polda Kepri tersebut kini resmi mendapat kepercayaan penuh untuk mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bengkong, jajaran Polresta Barelang. Ia masuk menggantikan posisi Iptu Yuli Endra yang kini dimutasi menjadi PS. Panit 2 Subditwaster Ditpamobvit Polda Kepri.
Selain pucuk pimpinan Polsek Bengkong, pergeseran tongkat komando juga menyentuh sejumlah posisi vital tingkat Polres jajaran. Di antaranya adalah kursi Wakapolres Karimun yang kini diisi oleh Kompol Eri Sujati, Wakapolres Bintan yang dipercayakan kepada Kompol Ahmad Rudi Prasetyo, hingga Kapolsek Balai Karimun yang beralih ke tangan AKP Bakri. Tak luput dari perombakan, jajaran Reskrim juga disegarkan dengan diangkatnya Iptu Agus Riki Jonelson Sinaga menjadi Kasat Reskrim Polres Natuna yang baru.
Kombes Pol. Nona memastikan bahwa rotasi besar-besaran ini merupakan dinamika wajar di tubuh Polri sebagai wujud pembinaan karier, evaluasi kinerja, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. Mengakhiri keterangannya, pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk terus proaktif bersinergi menjaga keamanan lingkungan, dan tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemui potensi gangguan kamtibmas di wilayah masing-masing. (R/epin)
